| Category: | Books | | Price: | Rp 20.000 |
Penulis : Sumaryatin Zarkasyi Halaman : 128 Dimensi : 14x20,50 cm Berat : 130 gram
Sinopsis
Menyusui anak merupakan fitrah yang dilalui oleh setiap perempuan yang dikaruniai keturunan. Bagi seorang ibu, menyusui merupakan tugas mulia yang menjadikan status keibuannya terasa sempurna. Dengan menyusui, kasih sayang dan kedekatan hubungan batin dengan anak akan terbentuk.
Sayangnya, menyusui bayi dengan ASI kini dipandang tidak lagi penting. Pemberian ASI pada bayi tidak dipersiapkan jauh-jauh hari. Gencarnya iklan susu formula bayi dan gaya hidup praktis membawa pengaruh pada pola pemberian ASI pada sebagian besar ibu usia menyusui. Sebelum era gencarnya iklan susu formula bayi di media, seorang ibu yang memberikan susu formula kepada bayi dipandang aneh. Tetapi kini pemberian susu pengganti ASI itu dipandang sebagai simbol kemajuan dan modernitas.
Buku ini berupaya untuk menggugah kembali kesadaran para ibu untuk memberikan ASI kepada bayi-bayinya sebagai wujud rasa tanggung jawab akan masa depan anak-anak mereka. Memberikan apa yang seharusnya diberikan karena ASI adalah ‘paket lengkap’ dari Allah bagi ibu hamil dan melahirkan.
Tulisan dalam buku ini diharapkan menjadi referensi para ibu muda dalam mempersiapkan generasi yang akan datang; generasi yang lebih baik, generasi yang lebih kuat dan generasi yang lebih saleh. Dengan bahasa tidak menggurui, penulis buku ini berupaya mengajak para ibu untuk menemukan kembali semangat menyusui anak sebagai salah satu sarana mencapai keridhaan Allah. Agar mudah dalam memahami dan mempraktikkannya, penyajian dan bahasa buku ini dirancang praktis dan populer.
Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 35.000 |
Penulis : Umar Hidayat Halaman : 322 Dimensi : 14x20,50 cm Berat : 250 gram
Sinopsis
Merindukan jalan dakwah menjalankan dakwah dalam hidup ini niscaya hidupmu penuh barakah. Hidup yang berarti dan bermanfaat. Segala apa yang engkau miliki (uang, tenaga, waktu, dan fasilitas lainnya) akan dinikmati dan dirasakan sebagai sesuatu yang barakah dan bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
Merindukan jalan dakwah berarti engkau menanam amal jariyah. Amal yang tidak akan terputus pahalanya sampai datangnya Hari Akhir. Hanya orang-orang yang berilmu dan mau menyampaikan ilmunya kepada siapa saja yang akan mendapat pahala amal jariyah ini. Rasulullah bersabda, “Barang siapa mengajak kepada petunjuk, baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya. Tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun.”
Merindukan jalan dakwah berarti pengorbanan. Kita siap menjalaninya dan siap siaga untuk berkorban apa saja yang diminta jalan dakwah ini. Karena merindukan jalan dakwah akan mengantarkan kesadaran kita pada kasih sayang Allah dalam bentuk ujian dan kenikmatan di jalan dakwah ini. Merindukan jalan dakwah berarti kita sedang berjalan menuju pintu Allah yang tak pernah tertutup oleh apa pun dan ditujukan kepada siapa pun hamba-Nya. Maka ketika kenikmatan datang, bersyukurlah; ketika ujian atau musibah menghampiri, bersabarlah.
Merindukan jalan dakwah buku ini mengupas dengan tutur menyapa dan lincah, bagaimana kita menjadi perindu dakwah. Semoga engkau tergerak menjadi bagian dari para perindu dakwah. Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 150.000 |
Penulis : Syaikh Dr. Musthafa Dib al-Bugha, Syaikh Dr. Musthafa Sa'id al-Khin, Syaikh Muhammad Amin Luthfi, Syaikh Muhyiddin Mistu, Syaikh Ali asy-Syirbaji Penerjemah : Mahmud Harun Muchtarom Halaman : 1065 hal Dimensi : 16 x 24 cm Berat : 1200 gram Rp 150 000.00 Sinopsis :
Kitab Syarah Riyâdhush Shâlihîn ini mendapat sambutan hangat dari para ulama/cendekiawan, pendidik, mahasiswa hingga masyarakat Muslim. Mereka semua sangat antusias dan serius mengkajinya. Kitab ini memang tersaji lewat penjelasan yang sederhana agar mudah dibaca dan diikuti siapa pun yang hendak memperdalam ajaran Islam. Gaya bahasa yang dipakai penulis mudah dipahami, sehingga membantu memudahkan pemahaman yang tepat terhadap sebuah hadis, baik dari segi takhrij, kajian bahasa hadis, maupun hikmah-hikmah yang tercakup di dalamnya. Hikmah-hikmah yang disimpulkan dari hadis berusaha memberikan solusi atas problematika hidup dewasa ini.
Kitab ini juga memuat informasi sebab-sebab turunnya hadis. Pada bagian akhir, kitab ini dilengkapi indeks yang sangat membantu pembaca menemukan letak halaman tiap-tiap hadis. Masih banyak lagi kemudahan yang disajikan dalam rangka mempermudah pembaca dalam menghayati dan mengamalkan kandungan Islam.
Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 65.000 |
The Messiah Project Penulis: R.h. Fitriadi Penerbit: Semesta (Kelompok Penerbit Pro-U Media) Harga: Rp. 65.000
Dua belas anggota NSA (National Security Agency) membangkang dari perintah atasannya. Dalam hitungan jam, mereka menjadi orang-orang yang paling dicari Pentagon. Mereka yang semula pahlawan berubah menjadi musuh negara. Tak banyak yang tahu, agen-agen itu membelot untuk sebuah rencana membongkar kekuatan yang selama ini mengangkangi negaranya.
Di Fasilitas Muklir Negev, Israel tak tinggal diam setelah kekalahan memalukan dalam operasi Cash Lead II, di Jalur Gaza. Program balas dendam disiapkan, menyiapkan prajurit-prajurit dengan kekuatan supercanggih demi melawan para pejuang Palestina. Tak banyak yang tahu, proyek di balik semua itu, The Messiah Project, dilakukan israel dengan menggunakan rahim-rahim perempuan Arab Palestina.
Di Distrik Khan al-Khalili, Kairo, Nafisa, seorang dokter yang tengah mengandung, tiba-tiba didatangi pasukan keamanan setempat untuk dideportasi ke Palestina. Sebelum beranjak ke lokasi pengungsian, sekumpulan pria bersenjata tiba-tiba menembaki aparat keamanan yang menangkap Nafisa, bukan dengan tujuan menyelamatkannya.
Adakah yang tahu bagaimana hubungan tiga peristiwa di tiga negara itu?
"Novel ini menjanjikan sesuatu yang layak kita tunggu." Dzikrullah W. Pramudya (Jurnalis dan relawan kemanusiaan)
"Semua plot terasa penting dan sayang untuk dilewatkan!" Rizki Ridyasmara (Penulis buku-buku konspirasi). Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 165.000 |
Syarah Riyadush Shalihin Jilid 1
Penulis: Syaikh Dr. Mustafa Dib al-Bugha, dkk Penerbit: Darul Uswah Harga: Rp. 165.000
Edisi Lengkap (8 in 1) - Hadist - Terjemahan Hadist - Riwayat Perawi Hadist - Sababul Wurud - Bahasa Hadist - Hikmah Hadist - Indeks Hadist - Tausyiyah Syaikh Dr. Mustafa Dib al-Bugha Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 25.000 |
Agar Suami Menjadi Pemimpin Sejati Penulis: Nurhayati Pujiastuti Penerbit: Prou-U Media Harga: Rp. 25.000
Setiap wanita pasti menginnginkan lelaki yang menjadi suaminyaadalah laki-laki yang bisa membimbingnya dan dijadikan imam, pemimpin, dalam rumah tangganya. Tapi kenyataannya, banyak rumah tangga yang lelakinya tidak bisa diharapkan menjadi imam, sedang si istri memiliki kebutuhan sangat tinggi akan keberadaan imam.
Kenapa harus ada seorang imam dalam rumah tangga! Kenapa harus laki-laki yang menjadi imam dalam rumah tangga? Kenapa rumah tangga tidak cukup berorientasi dunia saja, sehingga tidak ribet mengurusi urusan yang masih jauh: akhirat!
Pertanyaan seperti itu banyak ditanyakan para bunda yang memang belum mengerti makna kepemimpinan dalam rumah tangga. Terlebih masih merasa bahwa rumah tangga sudah berjalan dengan baik, semua menikmatinya meskipun tanpa konsep imam yang jelas.
Buku ini membahas pentingnya para istri membantu suami menjadi pemimpin sejati dalam rumah tangga. Bahasannya antara lain meliputi pentingnya imam dalam keluarga; mengenal pasangan; menumbuhkan kepemimpinan pada pasangan; cara mengatasi hambatan hadirnya seorang imam dalam keluarga. Buku ini dilengkapi dengan pengalaman dan tips praktis sebagai inspirasi dalam ikhtiar menghadirkan imam ideal di setiap rumah tangga kita. Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 34.000,- |
Kisah perjuangan menembus batas fisik dan takdir kemanusiaan untuk berbagi cinta dan menebarkan kepedulian
Wahid Nugroho—seorang aktivis mahasiswa—berangkat ke Aceh mengabdikan diri sebagai relawan kemanusiaan di samping menuntaskan usahanya menuntaskan penelitian skripsinya tentang konflik Aceh. Namun, di Aceh ia tidak sekadar menemui tubuh dan jiwa-jiwa yang remuk oleh gempa dan tsunami. Di negeri yang dijuluki Serambi Mekah itu, ia menjadi saksi tragedi yang dialami oleh anak-anak negeri yang dibesarkan oleh peluru dan mesiu.
Aktivitasnya sebagai relawan kemanusiaan menyeretnya tidak hanya pada konflik batin, penyanderaan oleh GAM, pemukulan oleh TNI, namun juga perjumpaannya dengan Intan, seorang relawati Aceh.
Mampukah ia menghadapi itu semua? Berhasilkah ia menuntaskan penelitiannya yang menegangkan tentang konflik Aceh? Sekaligus bagaimana upaya kepedulian yang dia tebarkan di tengah cinta yang melanda di bumi serambi mekah?
Judul: Secangkir Kopi Untuk Relawan Penulis: Mohammad al-Azhir Harga: Rp. 34.000,- Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 18.000,- |
Sudah banyak buku yang membahas tentang bagaimana cara mengatur waktu dengan baik. Lalu apa kelebihan buku Breaking The Time ini dibanding buku sejenis? Buku ini dibuat berdasarkan bukti konkrit di lapangan, bukan sekadar teori belaka. Buku ini dirancang agar mudah dipahami sekaligus mudah untuk diaplikasikan. Bahkan oleh mereka yang awam sekalipun.
Jika Anda pernah membaca buku sejenis, buku ini akan memberikan petunjuk pelaksanaan untuk menerapkan semua teori tentang cara mengatur waktu yang pernah Anda dapatkan. Teori hanyalah tinggal teori jika Anda tidak tahu bagaimana cara mewujudkannya. Buku ini menjawab “kebingungan” Anda. Mengajak Anda mengurai “benang kusut” teori-teori itu dan menunjukkan langkah praktis satu demi satu menuju kesuksesan hidup melalui pengaturan waktu yang efektif.
Barangkali Anda pernah gagal dalam menggapai keinginan Anda. Buku ini akan memberikan motivasi baru kepada Anda untuk memulainya kembali. Dan kemudian menunjukkan jalan yang lebih mudah untuk melakukannya.
Jadikan buku ini sebagai panduan untuk menjabarkan semua ide dan keinginan Anda menuju langkah nyata. Anda mungkin tak pernah mengetahui sebelumnya, bahwa ada cara yang mudah diingat dan sederhana untuk dilakukan dalam mengatur waktu demi mencapai semua keinginan Anda.
Buku ini terutama ditujukan untuk para aktivis dan orang-orang sibuk yang ingin mengatur waktunya secara lebih baik lagi. Namun pada dasarnya setiap orang yang ingin meraih sukses dapat membaca buku ini. Mahasiswa, pelajar, karyawan, pengusaha, kaum profesional maupun aktivis organisasi dapat menjadikan buku ini sebagai rujukan untuk mengarahkan aktivitas mereka agar tetap berada di jalur kesuksesan.
Buku ini juga cocok untuk mereka yang telah sukses dan ingin mempertahankan kesuksesannya. Juga untuk orang yang pernah gagal dan tidak ingin kegagalan menghampirinya lagi.
Bagi orang yang sibuk atau merasa kekurangan waktu. Buku ini akan membantu mereka terampil mengatur waktu, sehingga mereka menjadi lebih efisien dan efektif dalam mengatur waktunya. Mereka dapat mendobrak waktu dan meraih keberlimpahan waktu untuk hidup seimbang.
Bagi Anda, para manajer, supervisor, konsultan, pembimbing ataupun pengajar, buku ini bermanfaat untuk mengajari orang yang berada di bawah tanggung jawab Anda tentang cara-cara mengatur waktu untuk mencapai tujuan pribadi maupun organisasi.
Judul: Breaking The Time Penulis: Satria Hadi Lubis Harga: Rp. 18.000,- Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 32.000,- |
Sebuah pelajaran praktis penuh hikmah bagaimana menajamkan otak mengasah hati.
Fitrahnya, manusia itu berbagi. Berbagi itu manusiawi, karena kita tidak hidup sendirian di dunia. Kita selalu memerlukan kehadiran orang lain dalam segala dimensi dan waktu kehidupan ini, baik dalam bahagia maupun duka.
Setiap manusia membutuhkan manusia lainnya, baik untuk memberi maupun diberi. Dalam kondisi kekurangan, kita sangat berharap bertemu dengan yang kelebihan. Begitupun sebaliknya, saat berlebih, berharaplah bertemu dengan orang-orang yang layak dibagi.
Apa pun yang kita miliki, lebih indah dibagi, lebih terasa jika dinikmati bersama. Menikmati makanan lezat sendirian di saat saudaranya lapar, nikmatkah? Membagi rezeki pada hakikatnya mengurangi pertanggungjawaban kita akan rezeki itu di hadapan Allah kelak.
Karena itu, bertindaklah! Berbagilah dengan sesama, karena di sana ada oase kebahagiaan yang akan kita raih. Sebuah oase yang akan menyegarkan iman kita.
Judul: Oase Hati Penulis: Bayu Gawtama Harga: Rp. 32.000,- Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 80.000,- |
Inilah karya yang melambungkan nama Ibnul Jauzi rahimahullah. Buku ini berisikan kumpulan renungan yang mendalam, ide yang unik dan catatan yang brilian. Buku ini membicarakan pengalaman pribadi Ibnul Jauzi, sudut pandangnya terhadap alam semesta, kehidupan dan para pelakunya serta renungan-renungannya tentang kehidupan nyata.
Dalam buku ini penulis mempersembahkan nasihat-nasihat berharga lewat pengalaman-pengalaman pribadinya dalam seluruh jenis hubungan sosialnya. Beberapa bahasan dalam buku ini antara lain: Cara Berhubungan dengan Penguasa, Memikirkan Akhir Kehidupan, Diet Jiwa, Manfaat dan Fungsi Menikah, Jebakan-Jebakan Duniawi, Kelezatan Bermunajat, Manfaat Umur Panjang, Menghindari Perbuatan yang Memberatkan, Bahaya Terlalu Percaya pada Orang Lain, dan banyak bahasan penting lagi menarik lainnya.
Dalam buku ini Ibnul Jauzi berbicara dengan gaya bahaya lugas dan menawan, dengan menghimpun bahasa akal dan bahasa rasa. Penulis juga memperkuatnya dengan argumentasi yang kuat dan dalil yang kokoh. Sehingga, setiap nasihat dan renungan penulis menjadi penawar dahaga di tengah banjir hawa nafsu dan kemarau iman.
Judul Buku: Shaid Al-Khatir Penulis: Ibnu Al-Jauzi Harga: Rp. 80.000,-
Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 34.000,- |
“Setiap anak,” sabda Rasulullah Shallallâhu ’alayhi wa Sallam, “tergadaikan pada aqiqahnya; disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh (kelahirannya), dicukur rambutnya dan diberi nama.”
Aqiqah atau menyembelih hewan sembelihan (kambing, sapi, unta) saat bayi terlahir, merupakan tuntunan dalam Islam yang memiliki banyak hikmah. Aqiqah merupakan wujud berterima-kasih dan bersyukur orangtua kepada Allah Subhânahu wa Ta’âlâ atas anugerah kenikmatan berupa anak. Selain itu, aqiqah melatih para orangtua untuk memupuk sikap kedermawanan dan menekan sifat kikir.
Buku ini membahas secara lengkap aqiqah dan persoalan-persoalan yang sering ditanyakan masyarakat. Setiap bahasan diuraikan dengan runut dan lengkap, memaparkan beragam pendapat para ulama.
Bahasan buku ini antara lain meliputi: Kedudukan dan Hukum Aqiqah; Syarat-syarat Aqiqah; Waktu Pelaksanaan Aqiqah; Hewan Terbaik dalam Pelaksanaan Aqiqah; Jumlah Hewan Aqiqah; Berutang untuk Melaksanakan Aqiqah; Hukum Aqiqah Kolektif; Cara Memanfaatkan Daging Aqiqah; Hukum Melumurkan Darah Hewan Aqiqah di Kepala Bayi; Hukum Menggabungkan Qurban dan Aqiqah; Hukum Mengaqiqahi Diri Sendiri Setelah Dewasa; Sunnah-Sunnah Nabi dalam Menyambut Kelahiran Bayi.
Judul Buku: Ensiklopedi Aqiqah Penulis: Dr. Husamuddin bin Musa ’Afanah Harga: Rp. 34.000,- Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 26.000 |
Penulis : Mas Udik Abdullah
Penerbit : Pro-U Media
Sinopsis :
Masalah jodoh memang unik dan penuh rahasia, jodoh merupakan rahasia Allah yang sarat dengan misteri. Ada yang sekali ta'aruf (perkenalan) langsung jadi di pelaminan. Ada juga yang harus melewati berkali-kali ta'aruf. baru akhirnya bisa ke pelaminan. Apula yang tinggal menunggu detik- detik terakhir menjelang ijab-qabul justru malah gagal menjadi mempelai di pelaminan. Buku ini terispirasi dari fakta dan realita yang ada di sekitar kita. Yakni ketika para perempuan yang sudah lama menyatakan niatnya untuk siap berbentur kenyataan: jodoh yang di damba belum juga tiba. Padahal, ketika itu mereka merasa segalanya telah siap dan matang. Maka, kerinduan pun semakin dalam, seiring usia yang kian bertambah.
Apa yang mesti dilakukan guna menghadapi kenyataan seperti itu? buku ini memberikan sekelumit kisah dan pengalaman para perempuan yang setia dalam penantian. Setia yang di sertai keaktifan untuk meraih inginan mulia: menggapai separuh agamanya dengan menikah. Tanpa bernada menggurui. buku ini menjadi ruang berbagai sekaligus hikmah dimana-masa penantian hingga kiat-kiat apa saja yang mesti dilakukan untuk tetap kukuh di jalan penantian itu, dengan tetap berprasangka baik pada ketetapan Allah dalam soal jodoh. Semoga kehadiran buku ini bisa memberikan pencerahan, sekaligus sebagai peneguh hati, bagi siapa saja yang saat ini sedang mengalami dilema menanti teman hidup. Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 55.000 |
Komentar Taufiq Ismail, sastrawan: “Setelah wajah pesantren dicoreng-moreng dalam film Perempuan Berkalung Sorban, novel Adian Husaini ini berhasil menampilkan wajah pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang ideal dan tokoh-tokoh pesantren yang berwawasan luas, sekaligus gigih dalam membendung gelombang liberalism.”
Bisa dikatakan, ini bukan Novel biasa! Novel ini sarat dengan pergulatan pemikiran tingkat tinggi dan pergulatan jiwa dan pikiran para aktivis liberal. “Novel Kemi” berkisah tentang dua orang santri cerdas yang berpisah jalan. Kemi (Ahmad Sukaimi), santri pertama, terjebak dalam paham liberalisme. Ia mengkhianati amanah Sang Kyai. Kemi salah pilih teman dan paham keagamaan. Ujungnya, ia terjerat sindikat kriminal pembobol dana-dana asing untuk proyek liberalisasi di Indonesia. Nasibnya berujung tragis. Ia harus dirawat di sebuah Rumah Sakit Jiwa di Cilendek, Bogor. Rahmat, santri kedua, selain cerdas dan tampan, juga tangguh dalam “menjinakkan” pikiran-pikiran liberal. Rahmat disiapkan khusus oleh Kyai Aminudin Rois untuk membawa kembali Kemi ke pesantren.
Meskipun misi utamanya gagal, Rahmat berhasil “mengobrak-abrik” jaringan liberal yang membelit Kemi. Sejumlah aktivis dan tokoh liberal berhasil ditaklukkan dalam diskusi.
Prof. Malikan, rektor Institut Studi Lintas Agama, tempat Rahmat dan Kemi kuliah, ditaklukkan Rahmat di ruang kelas. Siti, seorang aktivis kesetaraan gender, putri kyai terkenal di Banten, terpesona oleh kesalehan, kecerdasan, dan ketampanan Rahmat. Siti sadar dan bertobat, kembali ke orang tua dan pesantrennya, setelah bertahun-tahun bergelimang dengan pikiran dan aktivitas liberal. Rahmat juga berhasil menyadarkan Kyai Dulpikir, seorang Kyai liberal terkenal di Jawa Barat. Sang Kyai bertobat dan wafat di ruang seminar.
Kecintaan Siti dan Rahmat pada dunia pendidikan dan dakwah membawa mereka pada keputusan pahit: sepakat untuk berpisah dan tidak mengikatkan diri dalam satu tali perkawinan, meskipun mereka saling mencinta.
Harga Rp. 55.000,- (tebal 316 hal.) Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 85.000 |
Berdasarkan kajiannya terhadap Sirah Nabawiyah dan As-sunnah, penulis mengungkapkan bahwa pendidikan bagi anak bermula dari ketika kedua orangtua menikah. Kemudian hubungan kedua orangtua, kesalehan mereka dan kesepakatan mereka dalam melakukan kebajikan, memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam membentuk sisi psikis dan kecenderungan bagi sang anak.
Dalam buku ini penulis mengetengahkan pentingnya pertumbuhan anak di gendongan ibunya, keluarganya dan lingkungannya serta hubungan kekerabatan dengan kedua orangtua dan karib-kerabatnya. Juga tentang pentingnya menjaga nilai-nilai islami dalam masa pertumbuhannya dan membiasakannya untuk selalu berpikir. Penulis juga menekankan tentang pentingnya memakai berbagai media dan alat peraga yang sesuai dengan usia anak. Itu semua beliau simpulkan dari metode pendidikan Islam, hadis-hadis Nabi Shallallâhu ’alayhi wa Sallam dan pernyataan para pakar pendidikan Islam.
“Setiap keluarga Muslim membutuhkan buku ini untuk diletakkan dalam perpustakaan pribadi dan ditelaah, kemudian seluruh petunjuk kenabian yang terdapat di dalamnya diaplikasikan dalam bentuk amal nyata.” Doktor Mahmud ath-Thahhan (Ketua Jurusan Tafsir dan Hadits, Fakultas Syariah Universitas Kuwait)
Judul: Prophetic Parenting: Cara Nabi Mendidik Anak Penulis: DR. Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid Harga: Rp. 85.000,- Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 50.000 |
Ditinggal pergi selamanya oleh sang ayah sejak dalam kandungan dan ibundanya pada umur enam tahun, tidak menjadikan Muhammad tampil sebagai anak cengeng. Hidup dalam asuhan orang-orang dan lingkungan yang terjaga, Muhammad remaja tampil sebagai sosok muda nan jujur menawan. Gelar al-Amin pun didapat dari masyarakat Mekah. Semua sepakat, tak ada yang membantah.
Pada usia 40 tahun, ia pun bertemu Jibril. Di Gua Hira, ayat peneguhan untuknya sebagai pembawa risalah al-Haq, berlangsung.“Bacalah!” seru sang malaikat. “Saya tidak pandai membaca,” jawab beliau Saw.
Demikian awal dialog persuaan keduanya. Dari sana, Muhammad ditugasi amanah mahapenting: menyelamatkan umat manusia dari menyembah berhala dan makhluk, untuk diganti total mengabdi dan menyembah hanya kepada Allah Ta’ala.
Kronologi perjuangan Muhammad sebagai nabi dan rasul berlangsung dengan penuh cerita mengundang haru dan takjub. Seiring itu, tantangan dan cercaan dari kaumnya tak kunjung padam. Alhamdulillah, Allah bukakan beberapa kaumnya untuk mengikuti ajakan Muhammad. Dan di antara mereka yang terpanggil itu, ada kerabat hingga budak ikhlas yang mau mengabdikan diri pada jalan Ilahi. Bersama-sama dengan sang Nabi, mereka berjibaku menegakkan tauhid di seantero bumi.
Perlahan demi perlahan, lewat jalur damai hingga peperangan, perjuangan ditapaki. Kabar kemenangan diraih, bukan dengan cuma-cuma, tetapi lewat kegigihan. Sebuah pelajaran agar setiap insan tidak berpangku tangan, bahkan ketika memperjuangkan kebenaran sekalipun!
Judul: Ad-Durar Fi Sirati Ar-Rasul: Ikhtisar Kehidupan Nabi Muhammad Saw Penulis: Ibnu 'Abdil Barr Harga: Rp. 50.000,- Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 60.000 |
Dapatkan buku karya Salim A Fillah Dalam Dekapan Ukhuwah
karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali: “jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara”
mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja menjadi kepompong dan menyendiri berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam bertafakkur bersama iman yang menerangi hati hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia
lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi dengan persaudaraan suci; sebening prasangka, selembut nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji
Buku ini adalah renungan-renungan sederhana tentang bagaimana mem-bangkitkan kembali kekuatan ummat yang hari ini terserak-serak bagai buih tak berarti. Tentu saja tak hendak muluk, semua ikhtiar itu dimulai dari dalam diri kita. Di sini, kita menginsyafi bahwa iman berbanding lurus dengan kualitas hubungan yang kita jalin pada sesama. Juga bahwa tiap hubungan yang tak didasari iman akan jadi sia-sia. Dan baik iman maupun ukhuwah, memerlukan upaya untuk meneguhkan dan menyuburkannya. Selamat datang dalam dekapan ukhuwah.
Judul: Dalam Dekapan Ukhuwah Penulis: Salim A. Fillah Harga: Rp. 60.000,
-Cara Pemesanan Ketik Pesan DDU#Nama#Nama Kota Kirim ke 0857-2570-9291 Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 54.000 |
Adakah di antara engkau yang hari ini menikah? Kalau ada, saya turut mendoakan: Baarakallaahu laka wabaaraka ’alaika wajama’a bainakuma fii khairin. Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi pernikahanmu serta mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.
Bagi yang menikahnya beberapa hari yang lalu, beberapa minggu yang lalu, beberapa bulan yang lalu, atau bahkan beberapa tahun yang lalu, saya turut mendoakan pula, “Semoga Allah tetap memberikan kekuatan untuk menjalaninya dan mengumpulkan kita semua bersama orang-orang yang kita cintai ke dalam surga-Nya. Amiin.”
Buku Pernak-Pernik Romantis: Sejak Malam Pertama hingga Malam-malam Berikutnya membahas mulai akad nikah dilangsungkan hingga cara-cara memelihara romantisme bersama pasangan tercinta. Bagi yang belum menikah, buku ini insya Allah bisa menambah wawasan menghadapi detik-detik pernikahan. Sedangkan bagi yang sudah menikah, buku ini menjadi bagian dari inspirasi untuk mengembalikan keromantisan masa silam.
Keromantisan tidak bergantung pada beranjaknya usia pernikahan; tidak pula pada banyaknya momongan. Tidak hanya saat rupa masih mempesona, tapi juga saat kulit sudah menua. Selama nafas masih tersisa; selama benih cinta masih ada; keromantisan akan senantiasa terasa. Itulah Pernak-Pernik Romantis.
Malam pertama sungguh menggoda. Gejolak cinta di dada pasti juga sangat menggelora. Betapa tidak, yang semula malu-malu menjadi mau-mau. Yang semula diam tak bersuara, tak berani menatap wajahnya, tiba-tiba menjadi aktif. ( hlm. 26 )
Saat bepergian keluar rumah, berhati-hatilah karena pandangan bisa ternoda. Itulah lihainya setan menghunjamkan panah beracunnya. Oleh karena itu, kalau memungkinkan, ajaklah pasangan ikut bepergian bersamamu. ( hlm 55 )
Kejutan bisa pula kauberikan tanpa adanya momen apa-apa. Kendati cuma sebutir permen, setangkai bunga atau sepotong roti, bila memberikannya berbentuk kejutan, dampaknya akan lain bila dibandingkan engkau langsung memberitahukannya. ( hlm 119 )
Sepanjang bisa saling memahami, kecemburuan itu justru akan menambah jalinan kemesraan. Bersit cemburu menunjukkan bahwa rasa cinta sedang meletup-letup. Boleh cemburu, tapi jangan terburu-buru menuduh sebelum melakukan tabayyun atau pembuktian. ( hlm 180 )
Fadlan Al-Ikhwani adalah penulis muda berbakat dan produktif. Sarjana UIN Yogyakarta ini banyak mengangkat tema pernikahan, pergaulan islami, dan motivasi remaja. Lelaki kelahiran Banyuwangi ini telah menghasilkan buku-buku laris: Don’t Cry; Ketika Mencintai, Tak Bisa Menikahi (Pro-U Media, 2006), Let’s Go; Muslim Muda Berani Beda (Book-Magz, 2006), Kujemput Jodohku (Pro-U Media, 2008), Super Teenager (Book-Magz, 2008), Engkaulah Kekasihku (Pro-U Media, 2009). Selain menulis buku, suami dari Nunik Sulastika ini menulis artikel di media massa. Tulisan-tulisannya dimuat di Republika, Sabili, Annida, Kedaulatan Rakyat, dan Bernas. Bersama istri dan seorang anak tersayangnya, Fadlan memilih mencari inspirasi dengan bermukim di Solo. Untuk mendiskusikan karya-karyanya, pembaca budiman bisa menghubunginya melalui al_ikhwani@yahoo.co.id Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 40.000 |
Meskipun berprestasi, Gubernur Jenderal tidak menyertakan Johan dalam penyerangan ke Bukittinggi. Baktinya kepada Kerajaan Belanda seperti dihalangi, hanya karena dia seorang peranakan. Sang Mamanya yang membesarkan hatinya; mengingatkan Johan pada komitmennya ketika mendaftar sebagai tentara. Membesarkan sekaligus memberikan pinta pada anaknya untuk berjanji sebelum menghadapi tentara Paderi: “Berjanjilah untuk membela dan mengasihi kaum pribumi!” * * *
Bagi Syahdan, janji menikahi Marani pada bulan haji seperti mustahil terwujud. Sebelum meninggal, sang ayah meminta Syahdan untuk membelikan sawah bagi adiknya sebelum menikah; sekaligus jua memenuhi harapan sang Amak. Karena janji ini pula, keinginan Syahdan untuk menikah terhijab larangan Amak. Di tengah kerumitan pilihan itu, Syahdan juga harus memenuhi panggilan suci. Negerinya tengah diserang. Dan ia bagian penting dari pasukan Paderi yang bersiap menghadapi serbuan Belanda di Bukittinggi. * * *
Meski sempat bimbang, janji Labek alias Sutan Mantari pada sang angku telah terucap: menikahi putri si angku sekaligus menjaga tokonya. Bayangan utang berlipat dan pengapnya penjara berhasil menghapuskan keraguannya. Bahkan bayangan mewarisi kekayaan sang angku hadir di depan mata. Di kemudian hari, kenikmatan Labek ini harus dibayar mahal: menahan sakit hati akibat perlakuan istri, yang akhirnya berujung pada pilihannya sebagai kolaborator Belanda menghadapi kaum Paderi. * * *
Ini bukan kisah mimpi, tapi cerita memenuhi janji yang acap tak tertepati. Juga bergulat pada peneguhan jati diri: membawakan panji-panji islami dalam kafilah Paderi melawan kompeni.
Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 20.000 |
Kauman, sebuah kampung di Yogyakarta yang merupakan asal gerakan Muhammadiyah ini memang menarik untuk ditelusuri. Tidak saja dari sisi sejarahnya yang unik, tetapi juga dari budaya masyarakatnya yang terkenal memiliki ciri khas tersendiri. Banyaknya tokoh penting yang muncul dari sini, baik yang berperan secara khusus di Persyarikatan Muhammadiyah maupun yang berperan di ranah negara Indonesia, juga turut menyumbangkan nama besar bagi kampung ini.
Berbagai fakta dan serba-serbi kampung ini dipaparkan secara ringan sekaligus menghibur, mengajak pembaca meneropong 100 tahun perjalanan Kauman, Yogyakarta sebagai habitat utama sekaligus mata air munculnya gerakan Persyarikatan Muhammadiyah. Sajian informasi yang jarang muncul dalam sejarah resmi ataupun dalam pengajaran Kemuhammadiyahan menjadikan buku ini semakin menarik untuk dibaca.
Ya, mari kenali Muhammadiyah dari habitat asalnya!
Click a thumbnail to enlarge:
| Category: | Books | | Price: | Rp. 67.000 |
SINGGASANA TERAKHIR PAJAJARAN Penulis Tatang Sumarsono Penerbit Bentang ISBN: 978-979-1227-92- Terbit Februari 2010 Harga Rp. 67.000,-
Pajajaran tak sepatutnya kehilangan kewaspadaan. Demak semakin mendesak. Bandar mereka yang selalu ramai oleh lalu-lalang kapal pedagang sudah lama menjadi incaran. Sementara para pejabat kerajaan lengah dalam gelimang harta dan kekuasaan. Kemakmuran dan kelonggaran yang diberikan Prabu Siliwangi rupanya justru membuat tumpul perasaan para pejabat kerajaan Pajajaran.
Pajajaran di ambang kehancuran, tapi Adegdaha, sang deugdeug tanjeur yang setia, tak mampu berbuat apa-apa. Dia sudah telanjur mengikat janji kepada Senopati Genggong, seorang pejabat korup, akibat kesalahan yang pernah diperbuatnyadi masa lalu.
Dengan latar belakang masa keruntuhan kerajaan Pajajaran, novel ini menawari kita sebuah roman yang lembut memikat.
Click a thumbnail to enlarge:
|
Online Seller GriyabukuQ Toko Buku OnlineONLINE SUPPORT
Cara Berbelanja:
|